About Love_Tere Liye

Ada orang-orang yang jatuh cinta, tapi tidak ditakdirkan bersama.

Ada orang-orang yang bersama, tapi tidak jatuh cinta.

Ada pula orang-orang yang jatuh cinta, ditakdirkan bersama.

Hidup ini memang begitu2 saja. 7 milyar manusia di atas bumi; tiap detik, setidaknya ada yang jatuh cinta, pun tiap detik, ada yang berpisah. Jadi, tidak perlu galau, sakit hati, sesak, toh, penulis skenario hidup kita adalah yang maha mengetahui. Dijalani saja, apapun ujungnya. Syukur2 happy ending.

*Tere Liye

Cinta itu memahami. Bukan menjelaskan.

Karena semakin banyak penjelasan, maka semakin rapuh pondasinya.

*Tere Liye

Boleh jadi, yang kita buang, adalah sesuatu yang kita butuhkan.

Boleh jadi, yang kita lupakan, adalah sesuatu yang mengingat kita.

Boleh jadi, yang kita tinggalkan, justeru adalah sesuatu yang selalu menunggu. Setia. Di sana.

*Tere Liye

Cinta adala sabar. Orang2 yang sabar akan memperoleh cinta yang istimewa.

*Tere liye

Orang bawa bantal, belum tentu akan tidur. Orang bawa handuk, pun belum tentu bakal mandi. Orang yang bawa piring, juga belum pasti akan makan.

Di dunia ini banyak sekali yang sudah terlihat begitu, ternyata memang belum tentu akan begitu. Termasuk salahsatunya, orang2 yang perhatian sama kita, belum tentu memang suka, memang sayang sama kita. Mungkin saja dia memang perhatian dan baik ke semua orang, atau kitanya yang korslet, merasa GR duluan.

*Tere Liye

Menunggu adalah pekerjaan untuk orang yang memiliki keyakinan.

Bahkan ketika yang ditunggu berkali2 tidak muncul, bahkan ketika situasi berganti menyebalkan, bahkan ketika orang lain sudah mengambil jalan lain, dia tetap yakin. Tidak memiliki keyakinan, jangan coba-coba menunggu.

*Tere Liye

“Tidak semua orang mendapatkan pilihan pertama dalam hidup ini. Tapi kita bisa hidup sama bahagianya dengan mereka, meski hanya mendapatkan pilihan kedua, ketiga, atau bahkan keseratus-satu.”

*Tere Liye, buku “Berjuta Rasanya”

“Cinta sejati selalu menemukan jalan. Ada saja kebetulan, nasib, takdir, atau apalah namanya. Tapi sayangnya, orang-orang yang mengaku sedang dirundung cinta justru sebaliknya, selalu memaksakan jalan cerita, khawatir, cemas, serta berbagai perangai norak lainnya. Tidak usahlah kau gulana, wajah kusut. Jika berjodoh, Tuhan sendiri yang akan memberikan jalan baiknya. Kebetulan yang menakjubkan. Dan kalau kau tidak bertemu, berarti bukan jodoh.”

*Tere Liye, novel “Kau, Aku & Sepucuk Angpau Merah”

Bagi orang-orang yang yakin, bahkan ketika sebuah kecelakaan terjadi, itu sungguh bukan ‘kecelakaan’. Itu takdir Tuhan, tidak bisa dicegah, tidak bisa dihindari. Ditulis dengan sangat akurat. Kita saja yang suka menggunakan istilah kecelakaan.

Apalagi dalam kehidupan kita. Seperti jodoh, itu adalah takdir Tuhan. Ditulis dengan sangat akurat. Jika ditakdirkan bersatu, maka bersatulah dia. Jika ditakdirkan berpisah, berpisahlah dia. Jadi buat apa cemas?

*Tere Liye

“Urusan ini sebenarnya amat sederhana. Seseorang yang mencintaimu karena fisik, maka suatu hari ia juga akan pergi karena alasan fisik tersebut.

Seseorang yang menyukaimu karena materi, maka suatu hari ia juga akan pergi karena materi.

Tetapi seseorang yang mencintaimu karena hati, maka ia tidak akan pernah pergi! Karena hati tidak pernah mengajarkan tentang ukuran relatif lebih baik atau lebih buruk.”

–Tere Liye, buku “Berjuta Rasanya”

Kita tidak perlu “jatuh bangun mengejar” seseorang.

Buat apa? Kalau dia memang suka, kita sama sekali tidak perlu sibuk mengejarnya, dia akan datang sendiri, bawa rombongan keluarga malah.

*Tere Liye

Seseorang itu mungkin terlihat banyak kekurangan di mata kita, tapi boleh jadi itu pilihan yang baik.

Sebaliknya, seseorang itu mungkin terlihat perfect, sempurna di mata kita, tapi boleh jadi itu pilihan yang buruk.

*Tere Liye

Wanita itu selalu butuh kepastian.

Itulah kenapa, meski dikatakan berkali2, dia masih pula bertanya lagi, lagi dan lagi. Memastikan.

Tidak selalu begitu, tapi nasehat lama ini mungkin bermanfaat untuk memahaminya.

*Tere Liye

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s