Pintar-pintar menggunakan barang pintar

*Pintar-pintarlah menggunakan barang pintar

Telepon genggam atau HP itu semakin pintar, hebat, berteknologi tinggi. Agar penggunanya tidak tertinggal di belakang, maka ketahuilah:

1. Matikan nada panggil atau bila perlu matikan HP kalian jika sedang ada di mesjid, gereja, tempat ibadah, RS, dan tempat2 publik yang membutuhkan ketenangan. Termasuk tempat2 yang UU mewajibkan harus dimatikan seperti pesawat terbang. Saya tahu, kita mungkin lagi menunggu telepon Presiden, tapi percayalah, saat telepon dari dia tidak tersambung, tidak diangkat, dia akan menelepon lagi jika itu memang penting.

2. Tahu diri menggunakan HP saat di tempat publik. Di dalam mobil travel atau kereta api misalnya. Kita tidak perlu tertawa bahak, teriak-teriak, berlebihan sekali menerima telepon saat orang di sekitar kita boleh jadi sedang tidur. Juga di hotel, ruang tunggu, dan sarana publik lainnya, hargai orang lain. Ini bukan soal “yang tidak nerima telepon tolong hargailah yg terima telpon”–yg lagi ramai akhir2 ini, bukan, tapi cuma akal sehat. Yg punya akal sehat pasti tahu, siapa yg dalam posisi harusnya tahu diri.

3. Kecuali darurat, tidak sopan menelepon orang lain jika sudah lewat jam 9, 10 atau bahkan 12 malam. Kecuali best friend sejati, jam 2 malam pun dijabani demi mendengar curhat, tapi kalau urusan pekerjaan, jangan lakukan itu. Apalagi kalau cuma iseng, miskol, dll. Telepon kita itu mengganggu. HP itu bukan untuk main-main. Itu sama seperti kalian menggedor rumah orang lain malam-malam, membangunkannya, hanya untuk iseng.

4. Jangan menggunakan HP sambil jalan kaki, berdiri di tempat lalu lintas orang. Melotot menatap layar HP, sampai lupa jika kita di tengah orang lain. Juga selfie, jangan selfie sembarangan, di eskalator, di pintu masuk. Well, saya tahu, hidup ini hampa tanpa selfie, tapi itu mengganggu kenyamanan orang lain, menghambat. Apalagi selfie sambil nyetir motor, nyetir mobil, itu membahayakan keselamatan bersama.

5. Jangan habiskan waktu hanya melototin HP. Lagi bareng keluarga, melototin gagdet. Lagi makan malam bareng, melototin gagdet. Lagi di mall, dimana2, selalu terlihat pegang HP, asyik sekali sampai abai sekitar. Hidup ini bukan cuma HP, HP dan HP. Lama2, ntar yang mengendalikan kita itu HP–bukan kita lagi. Kita ketergantungan betul dengan HP hingga jadinya malas belajar, tidak produktif, menunda2 waktu, dll. Ayo, sesekali boleh dimatikan HP-nya, boleh jadi, karena keasyikan melototin HP, kita jadi tidak tahu kalau Song Joong Ki barusan lewat. Kan nggak seru banget.

6. Terakhir, pastikan HP itu milik kita. Betulan ini, karena kalau kalian asyik nelpon pakai HP orang lain, tanpa ijin juga, berabe urusannya. Eh, tapi yang terakhir ini tips main2 saja.

*Tere Liye

 

Source:https://www.facebook.com/tereliyewriter/?fref=ts

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s